Buku Sea Fortune: Literature and Navigation memadukan pesona sastra dengan pengetahuan teknis navigasi laut. Karya ini mengeksplorasi bagaimana lautan, kapal, dan perjalanan maritim menjadi sumber inspirasi bagi berbagai karya sastra, sekaligus menguraikan prinsip-prinsip navigasi yang digunakan para pelaut dari masa ke masa. Melalui kombinasi analisis teks, sejarah maritim, dan teknik pelayara…
Tertulis di dalam konstitusi (UUD 1945) bahwa semua warga negara berhak atas perlakuan yang sama. Tak peduli apakah me- reka itu mayoritas atau minoritas. Mereka semua harus diletak- kan dalam konteks kewarganegaraan yang setara.
Ancaman Bawah Permukaan Jakarta: Tak Terlihat, Tak Terpikirkan, dan Tak Terduga membahas mengenai kondisi air bawah tanah Jakarta serta pengaruh kegiatan manusia terhadap kualitas dan kuantitas air, kehadiran suhu ekstrem (heat island), intrusi air laut, dan kondisi pencemaran teluk Jakarta; serta kondisi sosial ekonomi yang juga memengaruhi kondisi lingkungan bawah per-mukaan Jakarta.
Buku ini mengulas permasalahan transportasi umum di Jakarta pada era pradaring dengan segala fenomena kartunalnya dari buku berjudul Lagak Jakarta Edisi Transportasi karya Benny Rachmadi. Selain itu, buku ini juga membahas bagaimana kartun bisa menjadi media untuk merepresentasikan gaya hidup masyarakat Jakarta terkait masalah transportasi, terutama angkutan umum.
Terumbu karang merupakan salah satu ekosistem perairan tropis yang memeliki produktivitas yang sangat tinggi. Komponen yang sangat penting dalam menyusun ekosistem ini adalah karang batu.
Kami menghabiskan banyak waktu mempelajari ilmu tentang muka laut, sebuah bidang yang luas dan selalu memikat. Kami menganalisis data, membaca dan menulis makalah, serta mempresentasikan temuan pada konferensi yang dihadiri orang-orang dari komunitas ilmuwan muka laut seperti kami. Namun, sesekali kami bertemu dengan orang-orang yang mengalami topik ini secara lebih personal: seseorang yang keh…
Buku ini mencoba membahas upaya yang dilakukan oleh pemerintah agar keberlanjutan produsen pangan tetap dilakukan oleh putra-putri bangsa Indonesia. Melalui program pemagangan petani ke Jepang, tentunya bukan sekadar keterampilan bertani yang dipelajari, mengingat perbedaan teknologi ataupun agro-ekologi antara Indonesia dan Jepang.
Buku ini ditulis untuk mendampingi Konferensi Sejarawan Anglo-Amerika ke-70 di Institute of Historical Research, University of London, yang bertemakan “Laut”. Terima kasih saya sampaikan kepada Direktur, Profesor David Cannadine, yang telah mempercayakan kepada saya untuk menulisnya, dan kepada pendahulunya, Profesor Patrick O’Brien, yang mengundang saya untuk berpartisipasi dalam seminar…